Tuesday, 15 November 2016

Melati Pagi

 Melati Pagi


Malam ini ku tak sabar menantimu
Menunggu Matahari yang terbit agak terlambat
Terhambat awan mendung menggelap
Ku menanti sosok yang sangatlah cantik dan menawan

Monday, 14 November 2016

Pahlawan Tua

 Pahlawan TUa


Pernahkah kau menengok tua renta di sudut kota
Di rintik-tintik hujan kedinginan
Dia bukan gadis penjual korek api di malam natal
Ataupun pengemis di keramaian masa

Sunday, 13 November 2016

Melupakan Kepalsuanmu

 Melupakan Kepalsuanmu


Aku melupakanmu
Sakit memang
Aku memikirkanmu
Perih kadang
Aku mencintaimupun

Saturday, 12 November 2016

Kamu Cukup itu Saja

 Kamu Cukup itu Saja


Seribu bahasa
Sejuta kata
Segenggam do’a
Kugantungkan harapan

Friday, 11 November 2016

Puisi untuk Ibu dan Ayah

 Puisi untuk Ibu dan Ayah


Puisi ini tentang dia
Dia yang menyayangiku
Mengasihiku
Cinta kasih yang tulus nyata adanya
Bukan dusta belaka

Masih Kamu yang Ku Mau

 Masih Kamu yang Ku Mau


Sepuluh jarimu
Hanya satu yang ku mau
Dua bibirmu
Ku ingin hanya satu senyummu
Itulah sempurna yang kupunya

Rindu Lagi bersamanya

 Rindu Lagi Bersamanya


Ada kala semua menjauh
Dan memang jauh
Bukan berarti benci
Memang rindu itu disimpan
Kelak nanti Seandainya pertemuan itu ada