Malam ini ku tak sabar menantimu
Menunggu Matahari yang terbit agak
terlambat
Terhambat awan mendung menggelap
Ku menanti sosok yang sangatlah
cantik dan menawan
Melati-melati putih yang biasa mekar
di depan pekarangan
Biasanya ku petik lalu ku cium bau
harumnya
Oh begitukah wangimu begitu
menyegarkan
Dengan basah terbilas embun
Lalu ku simpan di atas meja di
sebuah rungan
Biar bertebaran wangimu menjadi
pendamai haru
Aku mencintaimu melati putih kecil
nan suci
Dengan hadirmu aku tak lagi kesepian
di tiap pagi
Menjelang matahari biasanya ku menutup
tubuh dengan selimut berbulu
Biar angin-angin pagi tak menyentuh
kulitku
Namun ketika hadirmu
Ku menjadi sering bersamamu
Sampai waktunya ku pergi mandi
Selamat pagi MELATI

No comments:
Post a Comment